Terima Kasih saya ucapkan kepada Miss Hertiki S. Pd., M. PD.selaku dosen pengampun mata kuliah BIPA yang telah membantu saya dalam menyusun buku ini.

Halo perkenalkan nama ku Dilla, disini aku akan menceritakan tentang kisah liburan ku suwaktu aku berlibur ke rumah nenekku di Kota Pacitan. Yuk ikutin terus ceritaku!

Saat itu bertepatan dengan hari IdulFitri. Nah tradisi di Indonesia jika hari besar seperti IdulFitri ini tiba, biasanya banyak orang-orang yang akan mudik lebaran atau pulang ke halaman rumah masing-masing. Nah begitu juga denganku yang mudik waktu lebaran, aku mudik ke rumah nenekku yang berada di Kota Pacitan. Perjalanan dari rumah ku yang terletak di Sidoarjo menuju ke Pacitan terhitung 8jam perjalanan. Hehehe cukup jauh ya



Nah teman-teman, ini adalah jalan menuju rumah nenekku. Kalian bisa melihatnya disebelah kiri dan kananjalan masih terdapat banyak tumbuhan. Masih hijau dan asrih kan?.
Disepanjang jalan aku dapat melihat berbagai macam pepohonan yang tumbuh di pinggir jalan, pepohon itu diantaranya pohon pinus, sengon, kelapa, dan juga pohon aren. Selain tanaman aku juga dapat melihat gunung yang menjulang tinggi.
Rute menuju rumah nenekku tidaklah mudah apa lagi saat ada jalan tanjakan dan bebatuan. Tapi, dengan melihat tumbuhan disepanjang perjalanan dapat mengobati rasa letih ku dijalan


Nah sesampainya di rumah nenek saat itu kami sekeluarga langsung bergegas mandi dan bersiap-siap pergi ke masjid terdekat untuk melaksanakan ibadah sholat IdulFitri.
Setalah melaksanakan sholat IdulFitri kami sekeluarga melakukan tradisi saling maaf memaafkan baik dari yang muda hingga yang tua. Setelah itu dilanjutkan dengan acara makan-makan. Saat itu makanan yang disajikan adalah Soto Pacitan, soto Pacitan ini memiliki ciri khas yaitu kuah sotonya tidak terlalu kuning dan juga ada taburan kacang goreng, toge kecil , suwir ayam kampung, pirasan jeruk nipis, serta irisan kentang tips yang digoreng
Saat itu keluarga ku berencana menginap satu Minggu di rumah nenek. Pada hari ke 4 ayah ku mengajak kami sekeluarga untuk pergi mengunjungi destinasi wisata di sekitar kota Pacitan. Pilihan keluarga ku jatuh pada tempat wisata Goa gong.
Perjalanan dari rumah nenek ke tempat wisata Goa gong memakan waktu 45 menit. Setibanya di sana kurang lebih 500 meter dari parkiran aku melihat berbagai macam pedagang dan pelancong berbaur saling membeli dan menjual oleh-oleh khas Goa gong. Saat itu aku dan keluargaku ku langsung membeli tiket dan masuk ke dalam Goa gong untuk melihat kecantikan Goa gong.




- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $3.19+) -
BUY THIS BOOK
(from $3.19+) - DOWNLOAD
- LIKE (2)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!