selamat membacaThis book was created and published on StoryJumper™
©2015 StoryJumper, Inc. All rights reserved.
Publish your own children's book:
www.storyjumper.com







Dua ekor kambing berjalan dengan gagahnya dari
arah yang berlawanan di sebuah pegunungan yang
curam, saat itu secara kebetulan mereka secara
bersamaan masing-masing tiba di tepi jurang yang
dibawahnya mengalir air sungai yang sangat deras.






Sebuah pohon yang jatuh, telah dijadikan jembatan
untuk menyebrangi jurang tersebut. Pohon yang
dijadikan jembatan tersebut sangatlah kecil sehingga
tidak dapat dilalui secara bersamaan oleh dua ekor
tupai dengan selamat, apalagi oleh dua ekor kambing.
Jembatan yang sangat kecil itu akan membuat orang
yang paling berani pun akan menjadi ketakutan.












enter text here
Tetapi kedua kambing tersebut tidak merasa
ketakutan. Rasa sombong dan harga diri mereka
tidak membiarkan mereka untuk mengalah dan
memberikan jalan terlebih dahulu kepada kambing
lainnya.

Saat salah satu kambing menapakkan kakinya ke jembatan itu,
kambing yang lainnya pun tidak mau mengalah dan juga
menapakkan kakinya ke jembatan tersebut. Akhirnya keduanya
bertemu di tengah-tengah jembatan. Keduanya masih tidak
mau mengalah dan malahan saling mendorong dengan tanduk
mereka sehingga kedua kambing tersebut akhirnya jatuh ke
dalam jurang dan tersapu oleh aliran air yang sangat deras di
bawahnya.








Kesimpulan yang dapat dipetik dari cerita ini:
Lebih baik mengalah daripada mengalami nasib
sial karena keras kepala.



S e k i a n



















Saat salah satu kambing menapakkan kakinya ke
jembatan itu, kambing yang lainnya pun tidak mau
mengalah dan juga menapakkan kakinya ke
jembatan tersebut. Akhirnya keduanya bertemu di
tengah-tengah jembatan. Keduanya masih tidak
mau mengalah dan malahan saling mendorong
dengan tanduk mereka sehingga kedua kambing
tersebut akhirnya jatuh ke dalam jurang dan
tersapu oleh aliran air yang sangat deras di
bawahnya.

Saat salah satu kambing menapakkan kakinya ke
jembatan itu, kambing yang lainnya pun tidak mau
mengalah dan juga menapakkan kakinya ke
jembatan tersebut. Akhirnya keduanya bertemu di
tengah-tengah jembatan. Keduanya masih tidak
mau mengalah dan malahan saling mendorong
dengan tanduk mereka sehingga kedua kambing
tersebut akhirnya jatuh ke dalam jurang dan
tersapu oleh aliran air yang sangat deras di
bawahnya.

Kesimpulan dari cerita ini yaitu
Lebih baik mengalah daripada mengalami nasib
sial karena keras kepala.

Kesimpulan dari cerita ini yaitu
Lebih baik mengalah daripada mengalami nasib
sial karena keras kepala.



SELESAI



SELESAI
You've previewed 22 of 34 pages.
To read more:
Click Sign Up (Free)- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $6.79+) -
BUY THIS BOOK
(from $6.79+) - DOWNLOAD
- LIKE (2)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!