untuk anak-anak bangsa indonesiaThis book was created and published on StoryJumper™
©2015 StoryJumper, Inc. All rights reserved.
Publish your own children's book:
www.storyjumper.com


Seorang anak gembala selalu menggembalakan domba milik
tuannya di dekat hutan dan tidak jauh dari kampungnya. Karena
mulai merasa bosan tinggal di daerah peternakan, dia selalu
menghibur dirinya sendiri dengan cara bermain-main dengan
anjingnya dan memainkan serulingnya.Suatu hari ketika dia
menggembalakan dombanya di dekat hutan, dia mulai berpikir
apa yang harus dilakukannya apabila dia melihat serigala, dia
merasa terhibur dengan memikirkan berbagai macam
rencana.Tuannya pernah berkata bahwa apabila dia melihat
serigala menyerang kawanan dombanya, dia harus berteriak
memanggil bantuan, dan orang-orang sekampung akan datang
membantunya. Anak gembala itu berpikir bahwa akan terasa lucu
apabila dia pura-pura melihat serigala dan berteriak memanggil
orang sekampungnya datang untuk membantunya.

anak gembala itu sekarang walaupun tidak melihat seekor
serigala pun, dia berpura-pura lari ke arah kampungnya dan
berteriak sekeras-kerasnya, "Serigala, serigala!"
Seperti yang dia duga, orang-orang kampung yang mendengarnya
berteriak, cepat-cepat meninggalkan pekerjaan mereka dan
berlari ke arah anak gembala tersebut untuk membantunya.
Tetapi yang mereka temukan adalah anak gembala yang tertawa
terbahak-bahak karena berhasil menipu orang-orang sekampung.
Beberapa hari kemudian, anak gembala itu kembali berteriak,
"Serigala! serigala!", kembali orang-orang kampung yang berlari
datang untuk menolongnya, hanya menemukan anak gembala
yang tertawa terbahak-bahak kembali.

Pada suatu sore ketika matahari mulai terbenam, seekor serigala
benar-benar datang dan menyambar domba yang digembalakan
oleh anak gembala tersebut. Dalam ketakutannya, anak gembala itu
berlari ke arah kampung dan berteriak, "Serigala! serigala!" Tetapi
walaupun orang-orang sekampung mendengarnya berteriak,
mereka tidak datang untuk membantunya. "Dia tidak akan bisa
menipu kita lagi," kata mereka. Serigala itu akhirnya berhasil
menerkam dan memakan banyak domba yang digembalakan oleh
sang anak gembala, lalu berlari masuk ke dalam hutan kembali.
Pembohong tidak akan pernah di percayai lagi, walaupun saat itu
mereka berkata benar.
You've previewed 9 of 15 pages.
To read more:
Click Sign Up (Free)- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) -
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) - DOWNLOAD
- LIKE (3)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!