Buku ini di buat untuk memenuhi salah satu tugas Media Pembelajaran Sd. Terima kasih kepada Bapak Ovah Huzaefah, S. Pd. M. Pd yang telah sudi membimbingku dalam pembuatan buku yang jauh dari kata sempurna ini.
by: Titi Nur Sativa as Eva















Di suatu pagi yang cerah di dalam sebuah hutan, terdapat sekumpulan hewan yang sedang bercengkrama.




























Saat perjalanan pulang monyet, jerapah dan kancil bertemu dengan sekelompok semut yang sedang bergotong-royong membawa makanan. Lalu sang monyet pun bertanya kepada semut:
Monyet: "Hai semut apa yang sedang kamu lakukan?".
Semut: "kami sedang mecari makanan wahai monyet".
Monyet: "Hahaha dasar kalian semut-semut kecil untuk mencari makanan saja harus bergotong royong, tidak sepertiku yang bisa mencari makanan sendiri tanpa bantuan orang lain, dan makanan yang ku dapatpun lebih banyak dari makanan yang kalian punya".
Semut: "Maaf monyet tapi kami tidak percaya dengan kata-katamu".
Monyet: "Baiklah kalau kalian tidak percaya dengan kata-kataku, sekarang aku akan menunjukkannya kepadamu, kepada jerapah, dan kepada kancil. Ayo kita pergi ke rumahku sekarang juga!"


















Mereka pun pergi ke rumah sang monyet. Sesampainya di sana, dengan sombongnya sang monyet berseru:
Monyet: "Lihat aku tidak berbohongkan dengan kata-kataku tadi, aku memang mempunyai banyak makanan."
Semut: "Waah, kau hebat sekali monyet."
Monyet: "Tentu saja, karena akulah binatang yang paling cepat dalam memanjat pohon yang terdapat banyak buah." Setelah berkata seperti itu sang monyet pun menantang semut di depan teman-temannya:
"Wahai semut aku menantangmu, jika esok hari engkau bisa mengambil buah apel yang masih berada di pohon lebih cepat dari pada aku, maka aku akan memberikan semua makanan yang aku punya untukmu."







































Pada saat malam hari, semut kecil mengumpulkan semua teman-temannya. Sang semut memberitahukan kepada mereka bahwa iya telah di tantang oleh sang monyet. Lalu mereka menyusun sebuah rencana untuk mengalahkan monyet yang sombong.




















Keesokan harinya, semua binatang yang ada di hutan berkumpul untuk melihat perlombaan antara seekor semut yang kecil dan seekor monyet. Sebelum perlombaan di mulai sang monyet berkata kepada semut "Hei semut, sudahlah kau menyerah saja dengan perlombaan ini sudah pasti aku pemenangnya." Semutpun menjawab "Wahai monyet yang sombong janganlah engkau berbangga diri, karena kesombonganmu kelak akan membuatmu menyesal!"


- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors


- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $3.59+) -
BUY THIS BOOK
(from $3.59+) - DOWNLOAD
- LIKE (3)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!