
Buku ini di buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Media Pembelajaran. kepada bapak Ovah Huzaefah S.Pd. M.Pd. Terimakasih atas bimbingannya.
Assalamualaikum..













Pada suatu hari ada seekor berang-berang dan kura-kura sedang berenang di sungai yang memiliki arus yang cukup deras, pada saat itu cuaca memang mendung, awan yang terang berubah menjadi gelap bertanda hujan akan turun dan angin pun bertiup sangat kencang.







`Ketika sedang asyik berenang seekor singa si raja hutan berseru memperingati warga-warga hutan untuk berlindung ke tempat yang aman karena hujan akan datang. ”semua wargaku berkumpul-lah di lapangan dekat tepi sungai itu, kemungkinan akan datang hujan dan badai yang sangat besar, kita harus menyelamatkan diri kita, sebentar lagi akan ada banjir”. Ketika itu raja hutan pun berpikir untuk menyelamatkan warganya dengan membuatkan perahu sederhana dari sebuah batang pohon yang kuat. Ketika rintik hujan mulai turun dan angin bertiup kencang, sang raja hutan pun berseru kembali, “ayo para wargaku berkumpul-lah dan kita selamatkan diri kita”













Seekor berang-berang dan kura-kura pun mendengar seruan sang raja hutan. “Ayo berang-berang segera kita selamatkan diri kita, badai akan datang” ucap kura-kura. Dengan sombongnya berang-berang berkata “Tidak, kau saja yang ikut berkumpul dengan warga lainnya, aku masih ingin berenang. Lagi pula aku kan ahli dalam berenang jadi kamu tidak perlu takut, aku akan melawan badai ini hahaha”. “Jangan sombong berang-berang, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi nanti, ayo kita ikut berkumpul dan menyelamatkan diri” ucap kura-kura yang terus berusaha membujuk berang-berang untuk ikut menyelamtkan diri. “Tidak kau saja binatang lambat, kau yang butuh diselamatkan hahaha” ucap si berang- berang yang sombong. Kura-kura pun pergi dengan hati yang sedih karena berang-berang tidak mau ikut berkumpul.














Hujan semakin deras, angin bertiup semakin kencang, air sungai pun mulai meluap karena banyaknya hujan yang turun. Sang raja hutan pun berseru, “wahai wargaku, ayo kita naik keatas perahu kita ini karena anginnya sangat kencang” , kura-kura pun naik keatas perahu tersebut bersama binatang lain dengan hati yang sangat sedih dan khawatir terhadap berang-berang.
- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(1)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) -
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) - DOWNLOAD
- LIKE (1)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(1)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!