ucapan terimakasih
tentunya kepada Allah SWT yang telah mengabulkan doa saya untuk menyelesaikan buku ini. terimakasih untuk kedua orang tua saya yang selalu memberikan semangat serta doa. tak lupa ucapan terimakasih kepada dosen saya pak ovah huzaefah yang telah membimbing saya dalam penulisan buku ini.
buku ini di buat untuk memenuhi tugas mata kuliah media pembelajaran SD PGSD (malam) semester 3 STKIP Arrahmaniyah Depok yang di bimbing langsung oleh pak ovah huzaefah, S. Pd. M. Pd. I.
salam "Rizka Lailia"



















Pada suatu hari ada dua pohon di tengah-tengah hutan. salah satunya adalah pohon mahoni dan pohon mangga. pohon mangga itu sopan dan riang setiap harinya. setiap musim gugur burung-burung akan datang dan mematuk buahnya. burung pipit akan membangun sarang di dahannya dan burung layang-layang akan bernyanyi untuknya. pohon itu dengan senang hati menerima semua burung itu dan bernyanyi bersama.








Tapi berbeda dengan pohon mahoni itu, dia tidak murah hati sama sekali. dia selalu peduli tentang penampilan nya dia terlalu bangga menjadi lebih tinggi dan lebih hijau dari pada pohon mangga. dia tidak pernah membiarkan burung apapun untuk membuat sarang di dahan nya.


"hey pergi! pergilah ke pohon mangga yang ada di sana kalian semua hanya mengacaukan daun-daunku."




"aku takkan membiarkan siapapun untuk mendekati dedaunanku!."

"ayolah oni, mereka hanya ingin membangun sarang. kau tidak pernah biarkan burung duduk di atas mu. mereka begitu cantik dan mereka menyanyikan lagu-lagu yang merdu.



"kau dapat membiarkan mereka duduk di dahan mu, kau lebih pendek dariku, dan kau tidak terlihat hebat sama sekali!"

"hey awas itu adalah hal yang sangat kejam untuk di katakan oni"


"oh itu tidak apa-apa monyet,aku tidak terluka. menjadi pendek bukanlah hal yang buruk, aku bahagia dengan diriku".














pada suatu hari segerombolan lebah madu memasuki hutan. sang ratu lebah melihat pohon mahoni dan sangat terkesan, dan berniat ingin membuat sarang di dahan pohonnya.
namun pohon mahoni dengan sangat sombong nya menolak dan menyuruh mereka untuk membangun sarang di pohon mangga yang ada di sebelah nya.



"hai ratu lebah kau boleh membangun sarang mu di dahan ku".







"kau sangat murah hati mangga, kami ingin membangun sarang kami di sini. terimakasih mangga kau baik sekali".
mangga memanggil kawanan lebah dan meminta mereka membangun sarang di dahan nya.
akhirnya lebah membangun sarang mereka dan tinggal di sana dengan damai. dan mangga tidak terganggu oleh dengung mereka ataupun dengan lengketnya madu.




- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(1)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $4.39+) -
BUY THIS BOOK
(from $4.39+) - DOWNLOAD
- LIKE (1)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(1)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!