KATAK YANG SOMBONG
KENAPA KATAK ITU SOMBONG ??
APAKAH KESUDAHAN YANG AKAN TERJADI DENGAN SIKAP YANG SOMBONG


Di pinggir sebuah hutan tinggal sepasang katak. Katak jantan sangat baik hati. Katak betina pula sombong dan tidak suka berkawan dengan katak lain.



Jika hujan turun, katak betina itu sering bernyanyi. Katak betina ingin menunjuk-nunjuk kepada katak lain bahawa ia sangat pandai bernyanyi. Namun, suaranya bukanlah merdu sangat. Katak betina menyangka suaranya sangat merdu.


"Sedap atau tidak suara saya tadi?" katak betina itu selalu bertanya demikian kepada katak jantan. "Sedap!" kata katak jantan itu . Sebenarnya katak jantan selalu rasa sakit telinga apabila mendengar katak betina itu menyanyi. Namun katak jantan itu terpaksa berpura-pura menjawab demikian. Katak jantan tidak mahu katak betina itu kecil hati.

sedap atau tak suara saya tadi?

sedap

"Katak-katak lain itu selalu mengejek saya. Mereka kata saya tidak pandai menyanyi. Mereka semua dengki kepada saya," ujar katak betina itu. "Jangan pedulikan mereka. Menyanyilah lagi!" kata katak jantan. Jika tidak, tentulah katak betina itu akan terus mengomel lagi.



Tak usah pedulikan mereka! nyanyi je.. lalalalala
"Di tempat ini ada banyak ular.
"Tadi, nyaris nyaris saya dimakan ular. Mujurlah saya sempat melarikan diri,"
Suatu hari, katak jantan itu tergesa-gesa pulang. Katak jantan sangat ketakutan. "Apakah yang sudah terjadi?" katak betina berasa hairan. "Di tempat ini ada banyak ular. "Tadi, nyaris nyaris saya dimakan ular. Mujurlah saya sempat melarikan diri," katak jantan memberitahu. Katak betina turut berasa cemas.


"Apakah yang sudah terjadi?"



Pada hari berikutnya, katak jantan itu keluar mencari makanan. Tetapi hingga lewat petang katak jantan masih belum pulang.
Bye, saya pergi dulu
Beberapa hari berlalu, namun katak jantan itu tidak pulang juga. Sedihlah hati kata betina. Tahulah katak betina bahawa katak jantan itu sudah menjadi mangsa ular



Selang beberapa lama kemudian katak betina itu melahirkan beberapa ekor anak. Katak betina berasa sedih kerana anak-anaknya tidak sempat berjumpa dengan katak jantan.




Suatu hari, anak-anaknya pergi mencari makanan. Mereka terserempak dengan seekor lembu. Mereka belum pernah melihat lembu. Mereka pulang dan menceritakan hal itu kepada ibu mereka.
"Kami terjumpa seekor binatang yang tersangat besar. Belum pernah kami lihat binatang sebesar itu," kata salah seekor anak katak itu.
Katak betina itu menggelengkan kepala kerana tidak percaya.

Kami terjumpa seekor binatang yang tersangat besar.






- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $3.59+) -
BUY THIS BOOK
(from $3.59+) - DOWNLOAD
- LIKE (2)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(2)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!