Buku ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Media Pembelajaran. Terimakasih kepada Bapak Ova Huzaefah S. Pd, M. Pd selaku Dosen, atas bimbingannya tugas ini dapat terlaksana dengan baik walaupun masih belum sempurna.
Buku ini juga saya dedikasikan untuk seluruh anak indonesia. agar memiliki bahan bacaan yang lebih baik.
Semoga bermanfaat.



Musim kemarau akan segera tiba. Tupai yang sedang beristirahat di pohon teringat pada musim kemarau tahun lalu. Saat para hewan kesulitan mendapat makanan, karena banyak pohon yang gagal berbuah bahkan mati.
Tupai berpikir apa yang dapat ia perbuat agar hal itu tak terjadi lagi. Kemudian burung lewat dan menyapa tupai.









“ hai tupai, apa yang sedang kamu lakukan? Apakah kamu tidak mencari persediaan makanan untuk musim kemarau nanti?” tanya burung.
“ hai burung, aku sedang berpikir bagaimana caranya agar penduduk hutan tetap dapat makan dengan cukup saat musim kemarau nanti. Sepertinya menimbun makanan bukanlah ide yang baik” jawab tupai.
“ baiklah, jika kamu sudah mendapat ide yang lebih baik beritahu aku”






Tupai pun pergi berkeliling hutan untuk mencari ide. Lalu ia melihat lahan yang sangat luas, lahan tersebut hanya diisi oleh rumput liar. Lahan kosong itu juga dekat dengan sungai.
Lalu tupai melihat monyet di tepi sungai, dan sepertinya tupai mendapat ide yang bagus. Tupai pun menghampiri monyet.







“hai monyet, apa yang sedang kamu lakukan disini?”
tanya tupai


“aku hanya sedang beristirahat, aku ingin mencari makanan untuk musim kemarau nanti”




“bagaimana jika lahan kosong ini kita tanam pohon buah, kita dapat menyiram lahan ini dengan air sungai saat musim kemarau nanti, sehingga pohonnya akan tetap berbuah”
“wah sepertinya itu ide yang bagus, kalau begitu mari kita tanam pohonnya”










Mereka pun saling membantu menanam bibit pohon, dan menyiram pohon tersebut setiap hari. Hingga saat musim kemarau datang pohon tersebut berbuah.
Mereka sangat senang melihat pohon yang mereka tanam berbuah. Merekapun membagikan buah-buahan tersebut pada hewan yang tidak memiliki makanan yang cukup.
Namun saat pohon mereka seharusnya sudah berbuah lagi, buah tersebut sudah hilang. Hanya sedikit yang tersisa dan tidak akan cukup untuk dibagikan pada penduduk hutan. Tupai sangat bersedih melihat hal ini.





- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(4)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) -
BUY THIS BOOK
(from $2.99+) - DOWNLOAD
- LIKE (4)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(4)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!