Dihasilkan Oleh:
MUHAMMAD zulhelmi 'aizat bin ahmad mukhlis
Pensyarah Pembimbing:
DR NASIHAH HASHIM
PJJ UNIVERSITI UTARA MALAYSIA
PETALING JAYA

pada satu masa dahulu, terdapat sebuah kawasan yang sangat indah. pemandangan di kawasan tersebut sangat menenangkan kerana terdapat banyak pepohon hijau dan gunung-ganang yang berdiri megah.
kawasan tersebut dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan yang berbuah lebat. udaranya juga sangat segar. disitulah tinggalnya beberapa kehidupan seperti rusa, kerbau, arnab dan lain-lain
Pada zaman dahulu, Sang Anjing dan Sang Bangau berkawan baik. Mereka sangat suka tolong-menolong antara satu sama lain. Mereka sering keluar berjalan bersama-sama pada waktu petang di dalam hutan. Pada suatu hari, Sang Anjing menjemput Sang Bangau datang ke rumahnya untuk menikmati makan tengah hari. Sang Bangau berasa sangat gembira dan bersetuju untuk pergi ke rumah Sang Anjing.


Sang Anjing telah menyediakan makanan yang lazat untuk Sang Bangau. Namun begitu tidak dapat menikmati makanan tersebut disediakan di dalam sebuah pinggan.
Sang bangau berasa sangat sedih kerana Sang Anjing tidak memikirkan keadaan Sang Bangau yang sukar untuk makan kerana keadaan paruhnya yang panjang. Sang Bangau pun pulang ke rumah dengan perasaan yang hampa. Ketika dalam perjalanan, Sang Bangau terserempak dengan Sang Kancil lalu menceritakan kejadian yang berlaku di rumah Sang Anjing

Sang kancil menasihatkan Sang bangau supaya bersabar dan tidak berdendam dengan Sang Anjing. namun begitu, Sang Bangau telah berjanji akan membalas perbuatan Sang Anjing yang mementingkan diri itu


Pada keesokan harinya, Sang Bangau pergi berjumpa dengan Sang Anjing untuk menjemputmya datamg ke rumah Sang Bangau untuk makan tengah hari. Sang Anjing berasa sangat gembira kerana Sang Bangau ingin membalas budinya mengajaknya makan tengah hari yang lalu. Sebaliknya, Sang Bangau telah merancang sesuatu untuk membalas perbuatan Sang Anjing yang bersikap mementingkan diri dan tamak itu


Ketika dirumah Sang Bangau, dia menghidangkan makanan di dalam sebatang buluh kepada Sang Anjing. Sang Anjing mencuba beberapa kali untuk memasukkan mulutnya ke dalam buluh tersebut namun gagal. Sang Anjing berasa sangat marah kerana Sang Bangau hendak mengenakannya.


Sang Bangau menjelaskan bahawa dia hendak mengajar Sang Anjing supaya tidak mementingkan diri sendiri dan tamak. Sang Anjing berasa sangat malu dan terus meninggalkan Sang Bangau. Sang Anjing Berjalan pulang sambil memikirkan perbuatannya dan berasa letih kerana dia belum makan apa-apa sejak pagi lagi

- Full access to our public library
- Save favorite books
- Interact with authors
SEKIAN
TERIMA KASIH

- < BEGINNING
- END >
-
DOWNLOAD
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
-
SAVE
-
BUY THIS BOOK
(from $3.99+) -
BUY THIS BOOK
(from $3.99+) - DOWNLOAD
- LIKE (3)
- COMMENT ()
- SHARE
- SAVE
- Report
-
BUY
-
LIKE(3)
-
COMMENT()
-
SHARE
- Excessive Violence
- Harassment
- Offensive Pictures
- Spelling & Grammar Errors
- Unfinished
- Other Problem

COMMENTS
Click 'X' to report any negative comments. Thanks!